it’s not a serendipity

just get it..let do it..take somethin’ on it..

Kategori: Filosofi

Sweet Your Life

Puasa Pertama, Buka Puasa Pertama. Sebelum buka mama minta tolong aku buat semacam buah-buahan dicampur nata de coco dicampur kelapa muda dan sirup mar**n.

Pas buka, mama komentar tentang ‘racikan buah-buahan’ yang aku buat tadi, “ini kurang sirupnya, kurang manis”

Aku cobain dan yaa.. hmm… kurang sedikit.. sedikit.

Setelahnya aku cicip es teh adek ku, ines, yang bener-bener ini namanya kurang manis.

Setelahnya lagi entah kenapa aku cobain lagi sirup buah itu.

MANIS!

Gak ada sedikitpun aku merasa ini kurang manis. Ini..manis!

Aku ulang. Aku ulang ke adek ku.Aku bilang ke ines kalo sirup buah ini kurang manis. Dan aku paksa dia minum. Dia setuju iya kurang manis. Setelahnya aku kasih sisa es teh nya tadi yang memang lebih ‘kurang manis’. Dan dia setuju memang lebih ‘kurang manis’ dari sirup buah. Aku kasih lagi sirup buah…

And voiillaaa……! Dia tersenyum sambil bilang…MANIS!

Okey..i got the point!
Manis atau kurang manis sesuatu itu bukanlah hal yang mutlak ukurannya. Dan sesuatu yang kurang manis yang kita rasakan justru akan membuat kita sangat menghargai sedikit saja rasa yang lebih manis.

This is about life.

Iklan

Cara menyelesaikan rubik’s cube


Filosofi Jagung

Kemaren aku denger penjelasan dari dosen aku tentang tanaman jagung. Jagung itu normalnya bisa tumbuh di suhu 23-27 derajat Celcius. Tapi pemanasan global yang semakin parah ini ngebuat suhu meningkat dan jagung menyerap panas lebih lama dari waktu normal. Nah, karena terlalu banyak dan sering mengonsumsi panas, pertumbuhan jagung akan semakin meningkat. Artinya panen jagung akan semakin cepat. Yang seharusnya 7-8 minggu bisa jadi lebih cepet.

Tapi jangan pikir itu bagus dong. Karena..pertumbuhan yang cepat itu ga ngebuat jagung tumbuh dengan sempurna. Pertumbuhan yang terlalu cepat bakal mengurangi bobot hasil produksi. Jadi meskipun cepet tapi mengurangi timbangan. Dan biji jagungnya sendiri jadi kurang berisi.

Nah,, pas aku denger ini. Aku senyum-senyum sendiri.

Aku belajar bahwa segala sesuatu itu ada massa nya sendiri2. Boleh jadi kayak tanaman jagung tadi, cepat..tapi jadi ga sempurna.

Aku belajar bahwa memang waktu itu tak terbatas, tapi waktu untuk kita terbatas, tetapi bukan berarti aku tergesa untuk ngedapetin semuanya dan mengambil keputusan secepatnya..

Aku belajar bahwa apa yang kita belum juga mengerti sampai sekarang, dibalik itu Tuhan ngasih proses yang indah untuk kita mengerti lebih banyak..

Aku belajar bahwa untuk mendapatkan jawaban atas segala pertanyaan, dibutuhkan ekstra kesabaran..

Aku yakin semua ciptaan Tuhan itu ada sesuatu yang bisa kita pelajari seandainya aja kita bisa lebih peka dalam kehidupan ini.

Pohon, Daun, dan Angin .. Kamu, Aku, dan Dia

POHON


Orang2 memanggilku “POHON” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku.
AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali…Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya…
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.
AKU menyukainya..sangat menyukainya..
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya..kepandaiannya dan kekuatannya…
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena…
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku…
AKU takut…jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang…
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya…
AKU merasa dia adalah “sahabatku”…
AKU akan memilikinya tiada batasnya…tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia…Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini…
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun…

Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya…
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah…”lanjutkan saja” katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah…
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis… but AKU tertawa…bercanda dengannya seharian di ruang itu…
Di sudut ruang itu dia menangis…dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal…
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana….

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya…
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin…
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku…
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget…
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku…
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya…
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia…
AKU juga sedih…

Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi…
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya…
Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku…
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku…
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang…
AKU tau pria itu…dia sering mengejarnya selama ini…Pria yang baik, penuh energi dan menarik…

AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya…
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya…
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku…AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya…

Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya…
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya…
Handphoneku bergetar…ternyata ada SMS masuk…SMS itu dikirim 10 hari
yang lalu ketika aku sedih dan menangis…

SMS itu berbunyi,”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

DAUN


AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi “Sahabat” .
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya…
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya – CEMBURU…
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan…
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya.
Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi…AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih…
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa…

AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan…
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati…AKU tahu kesukaannya…kebiasaannya…
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui…
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya…memberinya perhatian…menemani…dan
mencintainya…
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku…
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam…mengharapkan mengirimku SMS…
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku…
Karena itu, AKU menunggunya…
3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah…Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu…
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini…

Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku…setiap hari dia mengejarku tanpa lelah…
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku…
AKU berpikir…apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ?!..

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon…
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku…

AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik…
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon…tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal…
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku…

“DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”


ANGIN


AKU menyukai seorang gadis bernama Daun…
karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat…Angin akan meniup Daun terbang jauh…
Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan kami…
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon…
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya…
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya…
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku…seperti daun yang suka melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia…AKU merasa sangat kehilangan…Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun…
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi…
Esoknya…Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon…
AKU melangkah dan tersenyum padanya…Kuambil secarik kertas..kutulis dan kuberikan padanya…
Dia sangat kaget…

Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku…
Esoknya…dia datang…menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu…
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
AKU melihat kearahnya…kuhampiri dengan kata2 itu…
Sangat pelan…dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku…

AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU…tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku…
Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya…
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan…tapi AKU tidak menyerah…
Keputusanku bulat….AKU ingin memilikinya…dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku….

Aku bertanya,” apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?
Mengapa kau selalu membisu?”
Dia berkata, “AKU menengadahkan kepalaku”…

“Ah?” Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar…
“Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak…

Kuletakkan telepon……melompat….berlari seribu langkah…ke rumahnya…
Dia membuka pintu bagiku…Ku peluk erat-erat tubuhnya…

“Jadi, DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

Baca entri selengkapnya »

Filosofi Teori Darwin

Tadi..pas duduk di Bus mahasiswa..ujan..

Aku duduk didket kaca..Aku ngeliat kayak ada sesuatu — makhluk — diseberang sana yang entah apa tapi menyerupai..kera..

Nahh, mikir-mikir tentang kera aku jadi inget teori yang bilang kita ini dulu nya kera. Teori Evolusi dari para atheis untuk mengaburkan paham keagamaan meskipun gagal.

evolution-white Actually, aku bener-bener setuju dengan evolusi itu. .

Ada yang gak setuju?

Jelas kalian gak bisa dong bilang aku salah klo aku setuju sama teori itu..

Tergantung dari sisi mana kita memandang. Aku setuju, karena disitu berarti Darwin sadar betul bahwa manusia ini baik dari inter atau antar zaman, senantiasa berevolusi. Dari yang primitif jadi modern. Dari yang kekanak-kanakan jadi dewasa. Berubah untuk selalu lebih baik..dan bertahap.

Hanya aja, evolusi itu gak melulu jadi yang lebih baik — progresif –, bisa-bisa kita malah lebih terpuruk — regresif –, huff..jadi kera lagi dunn! hehe

Tapi Teori ini meyakinkan dan optimis bahwa seburuk apapun seseorang secara umum tetep ada kemungkinan besar menjadi lebih baik. Dari kera — binatang yang begitu banyak kekurangan dan buruk rupa — menjadi manusia — makhluk yang paling sempurna —

Ada sifat maupun sikap kita yang pasti bertentangan dengan orang lain. Kita bersosialisasi, berarti menilai, kemudian membandingkan. Itu kenapa ada kata-kata “seleksi alam” dalam masyarakat. Klo kita mengharapkan orang lain untuk dapat menerima kita apa adanya, salah besar! Analogi nya sama kayak konsumen suatu perusahaan, meskipun kita mendapati konsumen suatu perusahaan semakin banyak tiap periode nya tetapi dengan data konsumen yang jarang sekali sama atau konsumen yang berbeda-beda, artinya perusahaan tersebut harus waspada, mereka tidak memiliki konsumen tetap yang loyal tiap periodenya, artinya lagi apa? ada masalah dengan produk mereka sehingga konsumen tidak ingin memakai product itu lagi sebagai produk tetap yang terpercaya. Perusahaan harus melakukan evolusi product dalam tempo secepatnya. Sama kan kayak kita, klo ada temen yang egois dan dia bertahan pada prinsip untuk menemukan orang yang bisa menerima dia apa adanya, sesetia apapun kita, otomatis kita bakal gerah di deket dia..lambat laun ketika semua orang tau..siapa sahabat setianya? gak ada..

Itu lah didalam Teori Darwin ini dijelaskan, dari seleksi alam, suatu gen dapat beradaptasi. Kita pilah-pilah yang mana gen unggul, itu yang dipertahankan..

Makanya, jangan cuma protes aja disamain dengan kera, tapi memang harus ada suatu pembuktian bahwa kita ini manusia dinamis..kearah kesempurnaan..meskipun bukan berarti sempurna..

What s ur opinion guyz? hehe

Filosofi Ayah ; Kelebihannya untuk aku pertahankan, kekurangannya untuk aku lengkapi

Dear blog, gimana yah cara ny supaya blog ini private? Aku agak malu klo dibaca orang lain.

Begini, hari ini aku belajar banyaak banget yang mungkin yah bisa mempengaruhi pola pikir aku setidaknya bisa jadi motivasi aku saat ini. Blog, hari ini tepatnya tadi pagi sebelum pergi aku di kasih uang jajan seminggu yang totalnya 250ribu. Dan siang tadi aku, mba yul, dan rezq jalan. Oke siangnya kami makan di hasanah, karena rezq baru pulang jadi aku traktir makan siang hari itu (eittz, aku gak bermaksud apa2 low blog nulis ini!). Abis itu kami ke PS. Naah, di PS tadi aku ngeliat Car kit for Ipod. Klo aku beli itu aku bisa muter IPOD kesayangan aku di sound system mobil.  Tapi di tempat pertama aku liat harga nya mahal banget! 210ribu, sedangkan uang aku tinggal 200rb, ih saking gak bisa nya ngelola keungan, klo harga nya 200rb aja bisa-bisa aku langsung beli! dengan pikiran bisa minta ganti duitnya sama papa setidaknya setengahnya nanti! Tapi gak aku beli, aku masih mikir harganya kemahalan. Aku jalan ke toko sebelahnya, aku tanya ada car kid buat ipod gak. Eeh tenyata disana ada juga, harganya 75rb, jelas aja aku langsung tertarik beli. Setelah dicoba di mobil ternyata gak bisa jalan dan itu juga cuma charger ipod di mobil. Kami akhirnya masuk lagi buat nuker. Pas nanya2 lagi ketemu lah yang bner2 bisa ng-play lagu dari ipod ke sound system tapi aku harus nambah 55ribu lagi. Aku pikir tanggung, akhirnya yah aku beli juga car kid itu. Dicoba di mobil, umm keren..! Pokoknya aku puas meskipun duit seminggu aku yang baru dikasih pagi tadi tinggal 60ribu. Sampe dirimah, aku  cerita sama papa. Aku bilang klo yang aku beli ini bagus banget. Terus dengan nada seikit merayu, aku bilang, “..boleh koq klo papa mau ganti duit setengahnyaaa aja!..” Ternyata papa nunjukin klo dia gak seneng, oke gpp..aku pikir papa emank gitu paling biasa nya juga diganti. Malemnya pas papa lagi senyum-senyum liat aku, aku kedip2in mata. Papa udah hapal koq pasti itu karena aku masih ngerayu. Papa ngajak aku duduk di kamarnya.

Aku gak pernah nyangka, gak pernah terbayangkan , dan gak pernah sebelumnya mengerti. Papa akhirnya ngebongkar semua neraca keuangan dia, laporan laba rugi, laporan arus kas, semua! Dengan cara yang COOL banget! Awalnya papa bikin aku seneng dulu, papa bilang papa mau gantiin duit aku. Terus pelan-pelan papa cerita. Laporan keuangan simple nya kya begini. Seminggu tenyata papa bisa ngabisin duit 2juta bahkan lebih dalam seminggu (aku gak pernah tau jumlah itu!). Rinciaannya, 250rb buat uang jajan seminggu aku, 250rb buat dek ivan, 200rb buat mama (msi dikasih papa meskipun mama juga kerja), 500rb buat fulltank bensin 2 mobil dan bensin papa ke muara enim (huff, tiapa minggu papa cari duit pergi 3 jam hari senen, pulang 3 jam hari jumat). Capek yah.. Jadi totalnya udak 1,2juta. Nah, papa setiap weekend pasti ngajak sekeluarga jalan dan kayaknya udah jadi kebiasaan. Sabtu dan minggu pasti jalan. Makan, nonton, dan kebutuhan-kebutuhan yang anggarannya memang lebih pasti selalu papa keluarin buat kami. Papa juga orangnya kasianan, papa loyal sama orang sekitarnya. Terkesan boros yah, tapi papa itu yang aku tau dia selalu pengen bagi-bagi rezeki nya sama yang gak mampu. Karena papa sendiri dulu pernah ngerasain susah, papa bilang pas kuliah aja papa udah kerja dan saking dulu gak ada duit, papa sampe cuma minum air gula doang! Huhuhuhuhu…aku bner-bner tertohok! Bayangin aja blog, klo 4minggu berarti papa bisa ngeluarin 6juta. Papa aku itu berpikiran gini, dia punya takaran berapa rata-rata pengeluaran terendah yang bisa dia hasilin sebulannya, nah karena papa ngerasa daripada duitnya abis gak terduga dan gak terasa. Lebih baik dia ngredit sesuatu yang long lasting kya Mobil. — meskipun ini beda sama konsep yang diajarin Robert Kiyosaki tapi semua orang punya cara sendiri2 dalam mengelola keuangan mereka — Jadi pengeluaran gak sampe 6juta itu aja. Papa harus bayar listrik dan air, listrik bisa 500rb, air bulan kemaren papa bilang 400rb, kredit mobil papa ngambil yang bulanannya sedikit dan pengeluaran perbulannya sesuai takaran dia, papa bilang sebulan 10juta. Ough, aku ngerasa tertindih batu ngedenger itu semua! Beresiko sekali, dan parahnya aku gak pernah mau tau itu sebelumnya. Aku terkesan gak perduli dan gak mau tau. Aku udah terlena sama fasilitas yang ada dan tanpa aku sadari aku udah ada di titik yang sangat membahayakan buat diri aku sendiri! Belum lagi bayaran internet dan telfon. Dan tabungan yang harus papa tabung tiap bulannya mungkin sebulan papa bilang 25juta! What?! sebulan!

Papa bilang dengan bahasa yang paliiing halus klo memang pengeluaran itu dinamis mengikuti pendapatan, malah parah-parah pendapatan itu sendiri gak cukup mengikuti gaya hidup kita. Dia gak strez sama semua itu karena papa bilang papa udah terbiasa dari kecil mengelola uang yang pas-pasan biar secukup-cukupnya buat hidup dia bertahan. Papa minta maaf dia gak bisa mengontrol aku sekarang, karena papa bilang dulu aku juga sempet ngerasain gak enak, pas-pasan. Jadi papa bilang dengan kecukupan dan fasilitas yang bisa papa kasih saat ini, papa pengen aku bisa manfaatin semaksimal mungkin. Makanya papa niat banget nguliahin aku sampe dua jurusan, pgn aku lanjut S2, aku mauu..dan aku akuii banget aku emank kurang maksimal.

Dia buka pikiran aku, yang pertama dia ngasih pelajaran tentang pentingnya mengatur keuangan, klo gak bisa memanage keuangan sebesar apapun pendapatan kita bakal tersiksa karenanya. Yang kedua secara gak langsung papa ngejelasin klo semua yang papa kasih ke aku, semua yang kami miliki ini gak bisa selamanya kami rasain klo aku gak punya kesadaran buat memaksimalkan dan melanjutkannya. Ini semua bukan milik aku, bukan juga milik papa. Allah cuma nitipin buat kami belajar banyak banget hal dari sana. Dan yang ketiga, papa nyemangati aku, memotivasi aku bahwa seharusnya semua ini bisa memacu aku sedikitnya supaya nanti aku bisa meraih hal yang sama kayak papa, bahkan seharusnya lebih. Papa bilang aku yang udah terbiasa begini, harus siap dengan kondisi yang mungkin berbalik 180derajat. Rasa takut yang aku miliki akan kehilangan semua ini bukan untuk semata-mata mencintai duniawi. Tapi liatlah dari sudut pandang yang berbeda. Bilang aku masih mau, aku harus berusaha! Aku harus lebih baik dari apa yang sudah aku punya dari papa.

Ini kedua kalinya aku nulis tentang papa, karena memang papa lah dalam keluarga ini yang berperan lebih banyak dalam proses pembelajaran aku mengenal kakekat hidup. Papa aku memang bukan papa paling alim dan cenderung agak modern dan liberal. Papa juga bukan papa yang paling baik dalam mengelola keuangan. Tapi papa selalu ngasih aku kesempatan buat mengkritik dirinya, selalu ngasih aku kesempatan buat berpikir bahwa dia bukan papa paling sempurna di dunia, selalu membuka pikiran aku bahwa dia belum apa-apa, belum meraih seluruh cita-cita dan keinginannya. Dan itu semua karena papa pengen aku jadi yang lebih baik dari dia, menutupi segala kekurangannya, meraih apa yang tak teraih olenya. Papa orang paling dekat yang begitu banyak pelajaran yang ntah beribu-ribu kali nya bikin aku merenung dan berpikir. Papa ku adalah papa terbaik dari Allah yang dikasih buat aku. Kelebihannya untuk aku pertahankan, kekurangannya untuk aku lengkapi. Baik dan buruk, papa memang selalu bisa jadi guru anak-anaknya. Itulah Filosofi ayah yang aku pelajari untuk anaknya.

i love u pap..

and thaaanks buat Car Kid  yang gimana pun selalu ada hikmah di balik peristiwa..hehehhehe

Filosofi Kutu

kutu-loncat apa kepik nih pic? hehhe Aku pernah baca ini. Klo kutu loncat adalah binatang yang bisa  ngeloncat sejauh 300x tinggi tubuhnya!

Suatu hari kutu tersebut di masukin dalam kotak korek api  kosong dan dibiarin disana selama 2 minggu. Jadi selama itu kutu cuma bisa loncat setinggi korek api. Setelah keluar kutu tersebut gak bisa lagi loncat 300x tinggi tubuhnya! kenapa?

Ternyataa, ketika kutu itu lompat di dalem korek api, ia ters-terusan terbentur. Dicoba lagi sama kutu, eh lagi lagi terbentur. Terus-terusan begitu sampe akhirnya kutu itu mulai ragu sama kemampuan dia. Mungkin kutu jadi mikir kali..”jangan jangan aku dah gak bisa loncat tinggi lagi..”. Lantas si kutu langsung mencoba loncat kecil di dalem korek. Nahh,,pikirnya “bener kan, aku ga terbentur! Lebih baik aku ambil aman deh daripada terbentur terus. Mungkin cuma bisa setinggi ini aja ngeloncatnya.” Pas dikeluarin dari kotak kerek tadi, kutu masih ngerasa kemampuan ngeloncatnya hanya sebatas itu. Seumur hidupnya kutu itu cuma ngeloncat gitu-gitu aja.

can u get d point guys?

Tenyata ini bisa jadi Filosofi buat kita renungin. Klo buat kita, mungkin kotak korek tadi sama kayak hambatan dan keterbatasan yang sering kita temuain. Semakin kita ngerasa gagal melalui hambatan tersebut, semakin kita pesimis sama kemampuan kita. Kita gak berpikir buat menembus keterbatasan itu, moving on! Seringnya kita jadi meng-underestimate kemampuan kita. Ujungnya, sama kayak kutu tadi. Potensi kita jadi tertutup. Jadi, penghalang langkah menuju keberhasilan itu bukanlah kurangnya kemampuan atau gak punya kesempatan, tapi anggapan pesimis kita tentang kemampuan yang kita miliki.

Filosofi Cinta

by. Plato

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya,
“Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana.
Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali,
kemudian ambillah satu saja ranting.
Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap
paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.
Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”

Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik).
Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut.
Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting – ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi,
jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya
“Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,
“Apa itu perkawinan?
Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana.
Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh)
dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja.
Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang
paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”
Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.
Jadi di kesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini.
Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya“

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”

Bisakah kita katakan disini bahwa solusi dari cinta adalah pernikahan?

Filosofi Sabar dalam Al Quran

Beberapa hari yang lalu, aku ga sengaja baca crita dibawah ini dari sumbernya langsung.. Cerita ini sarat makna..meaningful! Dari sumber yang sangat terpercaya dan based on true story.. Bahasa nya memang susah di cerna,,karena mungkin pembaca diharapkan untuk bener2 memahami dan merasapi tiap bagiannya. Yang jelas,,gak akan nyesel dan gak akan buang waktu klo kamu (iya, kamu yang baca sekarang!) baca cerita ini ampe abis..

Dan ingatlah ketika Musa berkata kepada temannya: Aku tidak akan berhenti sehingga aku bertemu dua laut itu, atau aku berjalan terus bertahun-tahun.

Maka apabila mereka berdua sampai ke pertemuan dua laut itu, lupalah mereka akan ikannya, lalu ikan itu menggelunsur menempuh jalannya di laut.

Setelah mereka melampaui tempat itu, berkatalah Musa kepada temannya: Bawalah makanan kita, sebenarnya kita telah keletihan dalam perjalanan ini.

Temannya berkata: Tahukah apa yang terjadi tatkala kita berehat di batu besar itu? Sebenarnya aku lupakan hal ikan itu; dan tiadalah yang melupakanku melainkan Syaitan untuk mengingatinya; dan ikan itu telah menggelunsur menempuh jalannya di laut, dengan cara yang menakjubkan.

Musa berkata: Itulah yang kita kehendaki; Mereka pun balik semula ke situ, dengan menurut jejak mereka.

Lalu mereka dapati seorang dari hamba-hamba Kami, yang Kami berikan kepadanya rahmat dari Kami, dan Kami telah mengajarnya satu ilmu; dari sisi Kami.

Musa berkata kepadanya: Bolehkah aku mengikutmu, supaya kamu mengajarku dari apa yang telah diajarkan oleh Allah kepadamu?

Ia menjawab: Sesungguhnya engkau wahai Musa, tidak sekali-kali akan dapat bersabar bersamaku.

Dan bagaimana engkaudapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?

Nabi Musa berkata: Engkau akan dapati aku, insya-Allah, orang yang sabar dan aku tidak akan membantah sebarang perintahmu.

Ia menjawab: Sekiranya engkau mengikutku, maka janganlah engkau bertanya kepadaku akan sesuatu pun sehingga aku ceritakan halnya kepadamu.

Lalu berjalanlah keduanya sehingga apabila mereka naik ke sebuah perahu, ia membocorkannya, Nabi Musa berkata: Patutkah engkau membocorkannya akibatnya akan menenggelamkan penumpangnya? Sesunggguhnya engkau telah melakukan satu kesalahan yang besar.

Ia menjawab: Bukankah aku telah katakan, bahawa engkau tidak sekali-kali akan dapat bersabar bersamaku?

Musa berkata: Janganlah kamu marah akan daku disebabkan aku lupa; dan janganlah kamu memberati daku dengan sebarang kesukaran dalam urusanku.

Maka berjalanlah keduanya sehingga apabila mereka bertemu dengan seorang pemuda, lalu ia dibunuhnya. Musa berkata: Patutkah kamu membunuh satu jiwa yang bersih, yang tidak berdosa? Sesungguhnya engkau telah melakukan satu perbuatan yang mungkar!

Ia menjawab: Bukankah aku telah katakan kepadamu, bahawa kamu tidak akan dapat bersabar bersamaku?

Musa berkata: Jika aku bertanya kepadamu tentang sebarang perkara sesudah ini, maka janganlah engkau jadikan daku sahabatmu lagi; sesungguhnya engkau telah cukup mendapat alasan-alasan berbuat demikian disebabkan pertanyaan-pertanyaan dan bantahanku.

Kemudian keduanya berjalan lagi, sehingga apabila mereka sampai kepada penduduk sebuah bandar, mereka meminta makan kepada orang di situ, lalu orang itu enggan menjamu mereka. Maka mereka dapati di situ sebuah tembok yang hampir runtuh, lalu ia membinanya. Musa berkata: Jika kamu mahu, tentulah kamu berhak mengambil upah mengenainya!

Ia menjawab: Inilah masanya perpisahan antaraku denganmu, aku akan terangkan kepadamu maksud yang engkau tidak dapat bersabar mengenainya.

Adapun perahu itu adalah ia dipunyai oleh orang miskin yang bekerja di laut; oleh itu, aku bocorkan dengan tujuan hendak mencacatkannya, kerana di belakang mereka nanti ada seorang raja yang merampas tiap-tiap sebuah perahu yang tidak cacat.

Adapun pemuda itu, kedua ibu bapanya adalah orang yang beriman, maka kami bimbang bahawa ia akan mendesak mereka melakukan kezaliman dan kufur.

Oleh itu, kami berharap agar Tuhan mereka gantikan bagi mereka anak yang lebih baik daripadanya tentang kebersihan jiwa, dan lebih dekat sayangnya.

Adapun tembok itu pula, adalah ia dipunyai oleh dua orang anak yatim di bandar itu; dan di bawahnya ada harta terpendam kepunyaan mereka; dan bapa mereka adalah seorang yang soleh. Maka Tuhanmu menghendaki supaya mereka dewasa dan dapat mengeluarkan harta mereka yang terpendam itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu. Dan aku tidak melakukannya menurut fikiranku sendiri. Demikianlah penjelasan tentang maksud dan tujuan perkara-perkara yang kamu tidak bersabar atasnya.

Sumber – Al Quran, Surat Al Kahfi ayat 60-82

Kita gak tau dan sukar untuk bisa menyangka hal yang terjadi dengan kita. Apalagi ketika kita sedang mengalami musibah atau sedikit kesulitan. Sebelum kita sampe buat memahami hikmahnya, kita seriing banget menyalahkan keadaan, orang lain, bahkan diri kita sendiri, lebih parah nyalahin Yang di Atas. Hal itu lah yang ngebuat mata hati kita tertutup. Sayang banget kan, dengan masalah yang kita aja ngos2an, kadang putus asa dibuatnya, tapi justru kita gak dapet apa2, gak belajar apa2. Padahal semua itu terjadi dengan janji Allah,

Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu Kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya. (Al Mu’minun ayat 62)

Mungkin menurut aku, ini masalah dari sudut pandang mana kita biasa melihat. Hati tadi tertutup karena terlalu banyak yang kita khawatirin, klo kita mau jujur sama diri sendiri, semua hal yang kita khawatirin itu bersifat duniawi semata, semua! Contohnya nih ya, kayak lagu Mulan yang liriknya “..bukannya aku takut akan kehilangan dirimu, tapi aku takut kehilangan cintamu..”. Siapa yang bisa menjamin dia gak akan kehilangan cinta pacarnya? Gak ada kan.. Apa jadi nya klo dia bner2 kehilangan. Bukan khawatir akan hal2 begitu yang seharusnya kita khawatirin. Percaya deh, sebaik-baiknya manusia, mereka gak akan bisa bener2 memahami kita, gak akan paham betul apa yang terbaik untuk kita. Cuma Allah yang tau apa yang terbaik untuk kita, cuma Allah yang pahaam betul perasaan kita, kebutuhan hati kita. Semua yang terjadi sama kita, seberat apapun saat itu yang kita rasain, kita cuma perlu sabar. Karena cuma waktu yang bisa membuktikan bahwa segala yang terjadi itu adalah yang terbaik untuk kita. Allah tuuh baiik banget..Ia dengan cara-Nya sendiri gak akan ngebiarin kita tersandung lalu jatuh. Tapi klo kita jatuh, itu atas kemauan kita sendiri. Tapi klo kita sigap menahan dengan kaki satu lagi, Insya Allah kita gak akan jatuh. Justru kita jadi tau bahwa dijalan itu ada lobangnya. Jadi kita bakal hati-hati untuk selanjutnya. Jadi khawatir bukan untuk masalah itu, tapi khawatir bisa gak hati kita terbuka buat menerima hikmah atas masalah yang ada. Balik lagi seperti inti ayat tadi..sabar.. Karena kedewasaan dan pembelajaran itu sendiri butuh proses, proses itu adalah waktu, dan kapan waktu terbaik itu sudah ditakdirin Allah buat kita. Semakin terbuka hati kita menerima, akan semakin banyak kita mengerti, semakin cepat kita pahami, dan semakin ringan masalah itu terlewati. =)

Oia, FYI, siapa yang baca surat Al Kahfi ini tiap jumat, maka  dia akan bercahaya di antara Jumat tersebut dan cahaya itu bakal menyinari kita ketika melewati jembatan Shiratal Mustaqim..Insya Allah.

Filosofi Pohon Tomat

Pohon Tomat yang ditanam diatas air dapat menghasilkan 12.000 buah tomat untuk setiap batangnya.

Istimewanya, pohon tomat itu bukan dari hasil Bioteknologi, melainkan pohon tomat yang ditanam dengan biji varietas tomat biasa.

Dalam keadaan normal pohon tersebut menghasilkan 40 s/d 50 buah tomat saja.

TERNYATA.., Rahasia penelitian Ilmuwan Jepang tersebut cukup sederhana. Mereka merangsang keluar potensi pohon tomat itu dengan cara ditanam di atas air. Akar pohon tomat itu bebas untuk tumbuh, dan tidak terbatas dalam menyerap pemberian alam.

Bedanya ketika pohon itu ditanam diatas tanah, akarnya terhambat untuk tumbuh, dan potensinya pun menjadi terpendam.

Waduwh..gimana sama kita sebagai manusia ini ya? yang punya keistimewaan jauh jauh lebih baik dari buah Tomat.. Kalau kita bisa tau gimana cara nya meng explore diri kita, tau jelas SWOT kita sama kayak cerita diatas dimana pohon tomat ternyata bisa lebih baik hidup di air pasti kita sama kayak buah tomat tadi..punya potensi untuk lebih baik.

Penelitian tadi membuktikan hal baru, kayaknya kita juga harus meneliti diri kita untuk berpotensi lebih maksimal.