it’s not a serendipity

just get it..let do it..take somethin’ on it..

IMPORT GROSIR PAKAIAN CINA, JEPANG, KOREA

CODE : M6521

PRICE : IDR 104.000

CODE : 81463blue

PRICE : IDR 103.000

CODE : 0150

COLORS : BEIGE AND BLACK

PRICE : IDR 106.000

CODE : 80767

PRICE : IDR 108.000

CODE : 0308

PRICE : IDR 97.000

CODE : D6009

COLORS : PINK, BEIGE (DUSTY WHITE), BLACK)

PRICE : IDR 115.000

CODE : 89101

COLORS : BLUE, BROWN

PRICE : IDR 121.000

CODE : 81364red

PRICE : IDR 108.000

CONTACT PERSON, MORE CATALOGUE, AND RESELLER INFO :

MOBILE NO. 089627045273

BB PIN 22579821

YM: NDA_IN_LUV@YAHOO.CO.ID

FOR OTHER PRODUCTS (MORE THAN 500 STYLES), PLEASE VISIT : SERENDIPITY PLACE

Tegas bersyukur

Hal yang paling kita sukai, kadang terasa lebih cepat berlalu dan tiba-tiba menghilang. Janganlah berharap hal yang membahagiakan kita akan membahagiakan selamanya. Yang aku rasain, sering kali aku ngerasa paling lemah justru saat aku sedang berbahagia. Karna kebahagiaan yang sedang aku rasain membuat aku lupa bahwa aku harus tetap menghargai dan memperlakukan sesuatu yang membahagiakan itu tetap baik. Tapi ketika berada dalam keadaan yang sulit, sering kali kita membiarkan diri kita terlalu lama tersiksa didalamnya.

Sebenerny kita tau gimana caranya keluar dari keadaan yg gak kita sukai, tapi kita berlaku seolah-olah kita menunggu orang yang sangat kuat buat maksa kita ngelakuinnya. Kita gak akan pernah 100% siap menghadapi hal baru yang belum terbiasa. Semua langkah baru yang kita ambil itu sering kali dengan paksaan. Kadang ketika kita merasa tidak nyaman dengan keadaan, butuh waktu yang lebih lama buat kita bertahan sampai akhirnya kita harus benar-benar terpaksa keluar dari keadaan itu. Setelahnya? Ternyata keadaan yang baru membuat hati dan pikiran kita lebih bahagia. Sebenernya itu bukan masalah waktu sampai kita berpindah keadaan sendiri, itu ketegasan kita dalam memutuskan sesuatu. Seberapa lama sih kita memiliki waktu? Seberapa kuat kita bisa menggenggam waktu sampai bisa tenang menunggu berada di kondisi yang lebih baik?

Aku belajar untuk menghargai masa-masa bahagia, merasakannya sebaik mungkin, menjaganya seolah tidak selamanya merasakan, dan tidak membiarkannya terusik.

Aku belajar untuk memaksakan diri melakukan sesuatu yang gak mudah, suka dengan sesuatu yang belum pernah dikerjain, dan merasa tertantang dengan sesuatu yang orang bilang sulit..

Be brave, independent, n thankful..

Diminishing Happiness


Bulan ini terlalu banyak keinginan yang selalu berusaha aku penuhi buat diri aku sendiri. Kemaren aku kepengen banget ipod touch. Setengah mati ngumpulin DP dan nyusun proposal  –papa selalu minta rincian proposal atas setiap apa yang aku minta— buat minta ditambahin sama papa. Akhirnya aku juga punya ipod touch yang –SUMPAH— saat itu aku pengeen pengeen banget! Setelah ipod sampe, disaat yang sama temen-temen lagi gencar-gencarnya maen sepeda. Dimana-mana pada ngomongin sepeda, bahkan mereka jemput kerumah buat maen sepeda. Aku cuma punya sepeda anak-anak dirumah meskipun merknya United, tapi tetep aja sepeda Barbie, punya si ines (adek aku yg SD) lagi! Aku akhirnya jual ipod yang sama sekali belum pernah dipake, demi apa? Demi beli sepeda! Dan aku juga jelas inget, betapa saat itu pengeeennya beli sepeda. Belum lagi komunitas sepeda yang buat aku makin tertarik, aku suka sesuatu yang buat aku bakal punya semakin banyak temen. Dan alasan-alasan lain yang buat sepeda adalah pilihan yang aku rasa (sekali lagi) paling tepat saat itu. Aku dengan tabungan lagi dan uang ipod yang sudah liquid (lagi) berhasil ngumpulin duit beli sepeda. Tapi karna gak mau beli yang tanggung, aku tunggu sekitaran seminggu-dua minggu lagi nabung buat beli sepeda yang lebih qualified. Selama masa menabung itu, aku ngobrol sama seseorang tentang alam, makhluk hidup, dan ekspresi. Aku tertarik, sangat tertarik sama topic obrolan kami. Dan bahwa segala sesuatu yang kita lihat di alam dan segala aktivitasnya mungkin aja gak akan kita temui dua kali. Oleh karenanya, betapa pentingnya pengabadian semua itu dengan KAMERA! Aku yang selalu ngerasa bisa ngambil foto dari angle yang lumayan PAS dan buat objek foto nya jadi lebih indah. Aku yang dari dulu tertarik banget didunia photography. JELAS, aku bener-bener pengen banget kamera digital SLR. Harganya gak muraah. Dan aku nabung lagi dengan ambisinya. Abis-abisan ngejalanin bisnis buat muter duit. Minta tambahan dari tante-tante. Bahkan mau ngajuin kredit demi memiliki kamera DSLR yang gak nanggung. Haha.. Hampir..hampir berhasil! But guess?

Aku baca artikel betapa asiiknya bisa belajar bahasa inggris langsung diluar negeri  (program salah satu lembaga bahasa inggris). Bukannya akan lebih banyak lagi yang aku dapet selain hanya bisa ngomong bahasa inggris casciscus kayak bule? Pengalaman, temen-temen baru?! It will be more exciting n FUN! Tapi biayanya sangat gak murah. Aku yang selalu ga mau nanggung, pengen dong HOMESTAY nya di tempat yang paling jauh dan kedengeran paling keren, LONDON. Aku mau homestay di London. Setelah cari tau biaya, ternyata tiket dan akomodasi homestay beberapa bulan di London sekitaran belasan ribu USD!  Ratusan Juta Rupiah! Dan paling murah di Singapore, masih dibawah 10juta rupiah, dan di Australia yang sekitaran belasan-puluhan juta rupiah. Uang yang aku pegang sekarang buat kamera bener-bener jadi sayang. Meskipun papa bakal ngabulin kalau beliau punya uang –karena itu jelas kegiatan yang value added banget— tapi kalo engga? Aku gak mau Cuma ngandalin papa buat meraihnya, papa hanya alternative kejepit. Aku harus usaha dulu. Aku harus bisnis yang lebih giat lagi buat muter uangnya. Dan yang jelas, aku tersiksa banget sama keinginan yang gak kunjung selesai ini.

Aku capek sih anget-angetan gak konsisten mau nya apa. Tapi aku suka dengan usaha aku. Aku suka karena banyak keinginan yang dibarengin sama banyak pertimbangan, tabungan aku jadi ningkat terus. Jadi gak foya-foya, karena ya jelas uangnya mau dikemanain.

Yang jelas kalau ukuran kebahagiaan itu aku nilai ketika HANYA melihat kebahagiaan orang lain dan membandingkannya, aku bakal jadi orang yang sangat menyedihkan. Untuk ukuran kebahagiaan sebaiknya kita lihat kebawah, banyak orang yang hidupnya lebih sederhana dari kita tapi mereka tetep survive dan bahagia kok. Dan ikut berbahagialah ketika melihat orang lain bahagia. Insya Allah, hidup kita bakalan penuh rasa syukur, karena kebahagiaan itu sesungguhnya semu kalau kita terus mencari pembanding diluar yang kita miliki.

Cara menyelesaikan rubik’s cube


Esok itu sesungguhnya lebih dekat dari jarak hembusan nafas berikutnya

Menunggu memang milik orang-orang yang sabar, tetapi bukan untuk yang menunggu terlalu lama. Aku belajar bahwa kesabaran itu adalah penantian yang ikhlas dan seiring dengan usaha. Aku bersyukur atas segala proses yang aku lewati meskipun ketika menengok kembali ada beberapa bagian yang buat aku menggeleng, tertawa kecil, senyum, tapi tidak untuk menangisinya. Aku ada dalam kehidupanku sendiri dan bagian dalam kehidupan orang-orang di sekitar ku memang bukan atas rencana yang aku buat dan kehendaki, dan hasil dari kehidupan itupun bukan semata karna keputusanku. Seharusnya memang selalu ada 2 sisi berpasangan dalam hidup ini yang bisa jadi sama baiknya. Ada saatnya aku menunggu, tetapi ada logikanya aku harus berhenti menunggu. Tapi untuk bersabar, aku memilih untuk tidak berhenti.

Aku selalu yakin, bahwa keindahan itu bukanlah suatu paket dengan isi yang sama. Didalamnya pasti terdapat hal-hal buruk yang kurang bahkan tidak indah. Bukankah kita bisa mengatakan sesuatu itu cantik karna kita tau ada yang buruk. Maka ketika semua hal didunia ini indah? bukankah semuanya justru dikatakan biasa saja? Mungkin hari ini, saat ini, aku tidak merasakan keindahan, tapi aku punya paket kehidupan yang akan selalu ada yaitu kemarin, hari ini, dan esok yang akan terus  berputar. Jadi satu-satu nya cara melewati kesulitan adalah menikmatinya. Karena ketika itu berubah menjadi suatu kemudahan yang indah maka akan terasa sekali perbedaannya, itulah mengapa ada orang bisa bersyukur atas segala kondisi yang ia rasakan.

Aku juga sadar bahwa waktu adalah hal yang paling cepat dibanding apapun dan waktu tidak akan pernah berhenti berputar. Berapa sering aku seperti tidak percaya misalnya akan segera menghadapi perpisahaan padahal baru kemari rasa-rasanya kami bertemu. Aku selalu berhenti untuk mencemaskan hari ini ketika mengingat kenyataan tersebut.  Tetapi hal ini membuat aku untuk tidak terlalu muluk merencanakan masa depan. Aku memang punya mimpi yang indah dan selalu yakin bahwa itu adalah pemacu yang penting dalam hidupku. Tapi perencanaan di masa depan justru akan banyak membingungkan langkahku, akan terlalu banyak rencana padahal Tuhan lah yang memutuskan rencana tersebut. Jadi aku memilih untuk fokus pada hari ini, saat di mana aku benar-benar bisa melakukan sesuatu dan membuatnya bergerak menuju keputusan terbaik yang Tuhan berikan di masa mendatang yang akan cepat aku rasakan menjadi saat ini.

Aku karena kemarin, untuk besok, maka saat ini..

Kelak aku bukan yang tidak perduli, hanya saja itu caraku membongkah semangat meraih yang belum diberi
Aku bergerak meski tak berlari, hanya terkadang merangkak pasti..
pasti..
meskipun tak tahu pasti apakah memang akan diberi
Aku mendengar, memahami, belajar, dan akhirnya mengerti
masih tetap mengerti tapi tak berani memberi
setidaknya harapan untuk diri sendiri..
takut melampaui
pun takut tak menjadi
Tapi aku sadar, aku butuh feedback yang ku sebut toleransi
karna aku tetap selalu berani..berani-beraninya menghambat mimpi seorang calon petinggi
Aku butuh aksi!
Aku butuh rasa percaya diri, meskipun hanya untuk membuat pena ini menari
Oleh sebab itu aku mengajak diriku, mari…!
Karena hanya aku kekuatan yang dapat membangkitkan mimpi..

-nda-

Aku mau..

Aku sedang mempersiapkan sesuatu, sedang membentuk sesuatu.

Aku ga mau nanti tersiksa dengan perasaan menyesal.

Aku jg ga mau salah menafsirkan antara kesabaran dan ketidak-tegasan yang akhirnya bakal bikin aku banyak kehilangan kesempatan.

Aku ga mau suatu saat bingung gimana harus mempertanggungjawabkan ke anak-anak aku nanti klo seandainya mereka ga bisa lebih tercukupi dibanding temen-temen mereka.

Aku mau sukses.

Aku kadang sepi saat butuh perhatian, dukungan, motivasi, tapi gak ada satupun seorang yang bisa dan berani aku ajak berbagi tentang hal itu

Aku sedih dan terluka saat ada orang yang sengaja maupun ga sengaja mengatakan hal-hal yang menusuk, menjatuhkan, menghina.

Aku sakit hati ketika ada orang yang mengecewakan aku, membohongi, menjahati.

Aku kecewa apabila saat aku sangat membutuhkan pertolongan orang lain, tapi mereka ga aku temukan.

Aku mau jadi orang baik. Aku mau jadi seorang yang penyayang. Aku mau jadi inspirasi. Aku mau jadi pembangkit harapan. Aku mau jadi sahabat yang penuh pengertian buat semua orang. Aku mau jadi salah satu sumber kebahagiaan buat orang lain. Aku mau menjadi seseorang sebagaimana orang tersebut aku harapkan kehadirannya dalam hidup aku.

Aku takut seandainya seluruh anggota tubuh ini ga bisa mempertanggungjawabkan apa-apa yang mereka lakukan.

Aku takut kuburan aku nanti dipersempit sampai tulang-tulang aku berceragah.

Aku ga mau amal shalih aku terputus hanya karna aku ga bisa mendidik anak-anak aku menjadi sholeh.

Aku takut hati ini bakal mengeras karena dosa-dosa yang aku perbuat.

Aku takut di laknat Allah.

Aku mau masuk surga. Aku mau kebaktianku kepada orang tua membuatku dicintai Allah. Aku mau sholat dan wudhu ku menyelamatkan aku dari adzab kubur. Aku mau dzikir ku menjadi benteng pertahanan dari godaan dan tipu daya setan. Aku mau memiliki akhlak yang baik sehingga dapat mendekatkan aku kepada Allah tanpa ada hijab.

Aku mau selamat baik di dunia maupun di akhirat.

Filosofi Jagung

Kemaren aku denger penjelasan dari dosen aku tentang tanaman jagung. Jagung itu normalnya bisa tumbuh di suhu 23-27 derajat Celcius. Tapi pemanasan global yang semakin parah ini ngebuat suhu meningkat dan jagung menyerap panas lebih lama dari waktu normal. Nah, karena terlalu banyak dan sering mengonsumsi panas, pertumbuhan jagung akan semakin meningkat. Artinya panen jagung akan semakin cepat. Yang seharusnya 7-8 minggu bisa jadi lebih cepet.

Tapi jangan pikir itu bagus dong. Karena..pertumbuhan yang cepat itu ga ngebuat jagung tumbuh dengan sempurna. Pertumbuhan yang terlalu cepat bakal mengurangi bobot hasil produksi. Jadi meskipun cepet tapi mengurangi timbangan. Dan biji jagungnya sendiri jadi kurang berisi.

Nah,, pas aku denger ini. Aku senyum-senyum sendiri.

Aku belajar bahwa segala sesuatu itu ada massa nya sendiri2. Boleh jadi kayak tanaman jagung tadi, cepat..tapi jadi ga sempurna.

Aku belajar bahwa memang waktu itu tak terbatas, tapi waktu untuk kita terbatas, tetapi bukan berarti aku tergesa untuk ngedapetin semuanya dan mengambil keputusan secepatnya..

Aku belajar bahwa apa yang kita belum juga mengerti sampai sekarang, dibalik itu Tuhan ngasih proses yang indah untuk kita mengerti lebih banyak..

Aku belajar bahwa untuk mendapatkan jawaban atas segala pertanyaan, dibutuhkan ekstra kesabaran..

Aku yakin semua ciptaan Tuhan itu ada sesuatu yang bisa kita pelajari seandainya aja kita bisa lebih peka dalam kehidupan ini.

am i really still a kid?

Kenapa ya banyak yang manggil aku anak kecil?

Apa karna aku memang kayak anak kecil?

atau..

Aku yang berada di lingkungan orang2 yang udah dewasa?

Aku udah berusaha untuk tidak bertingkah laku kekanak-kanakan lagi. Aku mulai belajar bagaimana menyikapi segala sesuatu dengan lebih baik dan lebih tenang.

Tapi munkin image itu ga lepas juga dari aku.

Aku ga marah, sama sekali engga. Tapi diri aku yg merasa meronta setiap kali ada yang manggil aku anak kecil.

Aku merasa gelisah dan gak nyaman, tapi bukan berarti hal itu hanya bisa bikin aku merasa begitu.

Aku ngerasa hanya butuh pembuktian. Aku ngerasa aku gak perlu merasa dewasa.

Semakin banyak yang bilang aku anak kecil, aku semakin belajar apa itu makna dewasa sesungguhnya.

Dan ketika aku berada pada posisi2 tertentu, berada pada sudut2 pandang tertentu. Banyak yang bilang aku sesungguhnya dewasa sekali. Dan aku gak merasa gelisah dengan itu. Aku merasa pujian itu bikin aku nyaman, meskipun menantang aku buat lebih dewasa tapi semua itu sesungguhnya bukanlah suatu bentuk gejolak kedewasaan itu sendiri.

Aku belajar bahwa kedewasaan itu tumbuh jujur dan tulus atas sesuatu yang sesungguhnya bisa kita lakukan lebih baik lagi dalam dan dari diri kita.

But sometimes, better for me to still thinking like a child, anak kecil itu penuh kejujuran, polos, dan tulus. Jadi gpp dibilang anak kecil, tapi..anak kecil yang mampu bersikap dewasa. =)

Tanya Jawab Blackberry 9000 Bold ??

Gw kan baru dapet BB Bold. Sebenernya banyak fitur yang useful, tapi berhubung gw ga ngerti dan ga ada yang bisa gw tanya jd ya cm gw pake buat sms dan nelfon doank. Kemaren gw register blackberry on demand yang katanya ngasih kemudahan chatting, browsing, push e-mail dll secara unlimited. Browsing yah bisa dijalanin. Tapi pas gw instal YM dan Facebook application for blackberry koq ga bisa sign in ya? Trus gw jg bingung buat aktivasi BBM dan push e-mail tuh gimana sii?

Ugh, buat yang ngerti bantuin gw yah..