Aku karena kemarin, untuk besok, maka saat ini..

by Indah Parmalia

Kelak aku bukan yang tidak perduli, hanya saja itu caraku membongkah semangat meraih yang belum diberi
Aku bergerak meski tak berlari, hanya terkadang merangkak pasti..
pasti..
meskipun tak tahu pasti apakah memang akan diberi
Aku mendengar, memahami, belajar, dan akhirnya mengerti
masih tetap mengerti tapi tak berani memberi
setidaknya harapan untuk diri sendiri..
takut melampaui
pun takut tak menjadi
Tapi aku sadar, aku butuh feedback yang ku sebut toleransi
karna aku tetap selalu berani..berani-beraninya menghambat mimpi seorang calon petinggi
Aku butuh aksi!
Aku butuh rasa percaya diri, meskipun hanya untuk membuat pena ini menari
Oleh sebab itu aku mengajak diriku, mari…!
Karena hanya aku kekuatan yang dapat membangkitkan mimpi..

-nda-