am i really still a kid?

by Indah Parmalia

Kenapa ya banyak yang manggil aku anak kecil?

Apa karna aku memang kayak anak kecil?

atau..

Aku yang berada di lingkungan orang2 yang udah dewasa?

Aku udah berusaha untuk tidak bertingkah laku kekanak-kanakan lagi. Aku mulai belajar bagaimana menyikapi segala sesuatu dengan lebih baik dan lebih tenang.

Tapi munkin image itu ga lepas juga dari aku.

Aku ga marah, sama sekali engga. Tapi diri aku yg merasa meronta setiap kali ada yang manggil aku anak kecil.

Aku merasa gelisah dan gak nyaman, tapi bukan berarti hal itu hanya bisa bikin aku merasa begitu.

Aku ngerasa hanya butuh pembuktian. Aku ngerasa aku gak perlu merasa dewasa.

Semakin banyak yang bilang aku anak kecil, aku semakin belajar apa itu makna dewasa sesungguhnya.

Dan ketika aku berada pada posisi2 tertentu, berada pada sudut2 pandang tertentu. Banyak yang bilang aku sesungguhnya dewasa sekali. Dan aku gak merasa gelisah dengan itu. Aku merasa pujian itu bikin aku nyaman, meskipun menantang aku buat lebih dewasa tapi semua itu sesungguhnya bukanlah suatu bentuk gejolak kedewasaan itu sendiri.

Aku belajar bahwa kedewasaan itu tumbuh jujur dan tulus atas sesuatu yang sesungguhnya bisa kita lakukan lebih baik lagi dalam dan dari diri kita.

But sometimes, better for me to still thinking like a child, anak kecil itu penuh kejujuran, polos, dan tulus. Jadi gpp dibilang anak kecil, tapi..anak kecil yang mampu bersikap dewasa. =)