Saya belajar…

by Indah Parmalia

Saya belajar,

bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain

mencintai saya.

saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang

yang saya cintai..


Saya belajar,

bahwa butuh waktu bertahun-tahun

untuk membangun kepercayaan dan hanya

beberapa detik saja untuk menghancurkannya….


Saya belajar,

bahwa sahabat terbaik bersama saya

dapat melakukan banyak hal dan kami selalu

memiliki waktu

terbaik…


Saya belajar,

bahwa orang yang saya kira

adalah orang yang jahat,

justru adalah orang yang membangkitkan

semangat hidup saya kembali serta

orang yang begitu perhatian pada saya…


Saya belajar,

bahwa persahabatan sejati senantiasa bertumbuh

walau dipisahkan oleh jarak yang jauh,

Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati….


Saya belajar,

bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian

seperti yang saya inginkan,

bukan berarti bahwa dia tidak mencintai saya….


Saya belajar,

bahwa sebaik-baiknya pasangan itu,

mereka pasti pernah melukai perasaan saya….

dan untuk itu saya harus memaafkannya…


Saya belajar,

bahwa saya harus belajar mengampuni diri sendiri

dan orang lain…

kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah

terus-menerus…


Saya belajar,

bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya,

tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang

saya telah lakukan..


Saya belajar

bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda,

tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda…


Saya belajar,

bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki

tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya…


Saya belajar,

bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di

dunia ini,

semua butuh proses dan pertumbuhan,

kecuali saya ingin sakit hati…


Saya belajar

bahwa saya harus memilih

apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan

emosi itu yang

menguasi diri saya…


Saya belajar,

bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan

berarti

saya harus benci dan berlaku bengis….


Saya belajar,

bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat

perpisahan dengan

orang yang saya cintai…


Saya belajar,

bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering

diambil segera

dari kehidupan saya…


Saya belajar,

bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang

pernah saya lakukan dan hidup untuk masa depan,

bukan terus-menerus melihat ke masa lampau..


Saya belajar,

bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus

diberi dan dimengerti..


Saya belajar,

bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai

dengan apa yang kita butuhkan, dan kita harus

berlapang dada menerimanya..


Saya belajar,

bahwa keluarga saya adalah harta terbesar yang

saya punya..


Saya belajar,

bahwa dengan berterima kasih pada Yang Maha Kuasa,

maka Ia akan memberi rahmat lebih banyak lagi..


Saya belajar,

bahwa saya harus tidak boleh berhenti belajar…

Akhirnya saya pun belajar, apabila kita belum mampu menjadi lilin yang  menyebarkan cahaya, setidaknya dapat menjadi cermin yang dapat memantulkan cahayanya..